Seminar Manajemen Kinerja Untuk Generasi Milenial

A big picture

Generasi Milenial atau biasa dikenal dengan sebutan Gen Y, merupakan angkatan yang mengisi dunia kerja saat ini. Mereka berbeda dari generasi lain dalam hal nilai dan sikap yang berhubungan dengan pekerjaan. Cenderung mempunyai harapan yang sangat berbeda kepada perusahaan yang mempekerjakannya, dan mereka ini mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, mampu mengerjakan beberapa tugas dan selalu mempunyai energi yang berlebihan.

Demi mengembangkan dan mengimplementasikan sistem kinerja untuk mengikat dan meningkatkan produktivitas ‘si kutu loncat’, PPM Manajemen menggelar seminar dengan tajuk Manajemen Kinerja untuk Generasi Milenial. Seminar diselenggarakan Rabu 12 April 2017, pukul 08:00 – 17:00 WIB dan bertempat di Gathering Room PPM Manajemen, Jl. Menteng Raya No. 9 Jakarta Pusat.

Seminar ini menghadirkan narasumber: Octa Melia JalalPPM Manajemen;  Yuniari Susilowati  – Kepala Divisi Program Pengembangan Eksekutif PPM Manajemen; Rahmat Danu Andika  – Head of Business Partners - Special Projects at bukalapak; Neneng Goenadi - Country Managing Director Accenture.

Dengan latar permasalahan karakteristik milenial, serta menyoroti ranah performance management,  maka generasi milenial adalah tipe yang menyukai feedback secara langsung, lebih memilih sistem yang transparan, menyukai segala sesuatu yang digitalize, dan mengharapkan proses penilaian yang objektif.

Bahwa fenomena ini memberikan sinyal peringatan kepada praktisi HR, bahwa meskipun dilakukan sudah bertahun-tahun lamanya, performance appraisal yang dilakukan belum tentulah efektif dan berdaya guna di masa depan.

Inspirational leader sangatlah penting, khususnya untuk perusahaan yang ingin bertumbuh.” ujar Rahmat Danu Andika saat memaparkan mengenai karakteristik generasi milenial di perusahaannya.

Dalam kesempatan ini, Neneng Goenadi pun turut memberikan tips seputar dunia perekrutan di era milenial ini. “Sebaiknya kita berfokus kepada strength, bukan kepada weakness. Mengapa? Agar kita dapat menjadi lebih menguasai kekuatan kita sehingga dapat mengimprove diri kita lebih jauh lagi.

Sistem performance management tradisional yang ada di banyak perusahaan saat ini pun sebaiknya turut ditransformasi untuk mengakomodir kebutuhan generasi milenial karena memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi sebelumnya.

Sedangkan Octa Melia Jalal dan Yuniari Susilowati dari kalangan akademisi PPM Manajemen mengatakan bahwa generasi milenial ini mendominasi iklim dalam perusahaan dengan populasi 50-70%. Hal ini penting untuk jadi perhatian karena generasi ini mempunyai perbedaan preferensi dan perilaku dengan generasi sebelumnya dan tidak segan untuk mengundurkan diri dari perusahaan apabila sudah tidak sreg dengan perusahaan. Hal ini menyebabnya tingginya turnover di perusahaan. Akan tetapi, kecepatan pergerakan informasi yang seringkali diberikan secara realtime dan tidak segan bekerja lembur adalah salah satu nilai tambah yang tidak boleh diacuhkan.

Dengan demikian, perlu dipertimbangkan untuk memasukkan kriteria keberhasilan masa depan dari perusahaan yang khas, yang menjadikan perusahaan tersebut ‘survive’ di masa depan, dengan kriteria yang khas juga akan siapa, dan seperti apa karyawan yang sukses itu di masa depan.

Share